SIMULASI PENANGANAN BENCANA "WATER RECUE" TAGANA WONOGIRI



Guna peningkatan kapasitas TAGANA dalam penanganan bencana, khususnya penyelamatan di air Dinas Sosial Kabupaten Wonogiri mengadakan kegiatan simulasi penanganan bencana Water Rescue yang di selenggarakan di Waduk Gajah Mungkur Desa Sendang Kecamatan Wonogiri. Kegiatan ini disenggarakan pada Rabu, 16 Desember 2021 kemarin.

Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB dengan sambutan, pengarahan dan pembukaan acara oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Wonogiri yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Sriyono, S.Sos., MM. Dalam sambutan tersebut Bapak Sekretaris menyampaikan ucapan terima kasih kepada TAGANA Wonogiri yang senantiasa sigap dalam merespon kejadian bencana, bersedia untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan dengan mengikuti kegiatan pelatihan yang diselenggarakan. Bapak Sekretaris menegaskan Kekompakan dan eksistensi TAGANA harus dijaga sehingga TAGANA sebagai salah satu Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) dapat membantu mewujudkan kesejahteraan sosial kepada masyarakat khususnya korban bencana.

Materi simulasi mengenai penyelamatan di air “Water Rescue” disampaikan oleh Koordinator TAGANA Wonogiri Sugianto. Dalam paparannya Sugianto menyampaikan perlunya penguasaan dan pemahaman teknik penyelamatan korban yang ada di air. Penyelamatan di air sangat beresiko dan berbahaya apabila tidak tepat, sebab penolong bisa ikut menjadi korban tenggelam. Sebelum melaksanakan tindakan penyelamatan TAGANA yang bertugas wajib melakukan pemanasan fisik untuk menghindari kram otot. Membagi anggota dalam regu penyelamat yang terjun ke air dengan armada perahu dan tim medis yang bersiap ditepi waduk untuk melakukan pertolongan pertama. Materi dilanjutkan dengan tanya jawab dan pembagian peran dalam simulasi penanganan bencana.

Pelaksanaan simulasi mengambarkan terdapat empat orang korban tenggelam kecelakaan air. Tim TAGANA membagi dalam dua tim penyelamat air dengan dua armada perahu motor yang masing-masing terdiri dari empat orang TAGANA. Anggota TAGANA yang lain sejumlah delapan orang bersiap ditepian untuk melakukan pertolongan pertama, membawa ketempat yang aman dan melakukan penyelamatan sesuai dengan kondisi korban. Kegiatan simulasi ditutup dengan evaluasi pelaksanaan kegiatan untuk peningkatan SDM TAGANA lebih baik lagi (SGW).